Hotel Mandarine siap akuisisi di 2018



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pariwisata yang tengah naik daun saat ini membawa efek positif bagi PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME). Bila menilik laporan keuangan perusahaan ini, pendapatannya naik 14,3% menjadi Rp 47,28 miliar.

Catatan, Hotel Mandarine tercatat memiliki hotel berlabel Goodway Hotel yang ada di Batam. Hotel bintang empat tersebut mendapat saingan sengit dengan sejumlah hotel bintang di bawahnya. Supaya bisa bertahan, manajemen hotel berupaya mempermak tampilan lobi dari hotel tersebut tahun ini dengan harapan bisa menarik lebih banyak tamu hotel.

"Kalau tidak direnovasi bakal sulit bersaing. Apalagi Batam sebagai kota industri, banyak terdapat hotel dengan tarif murah," ujar Henry Chevalier, Sekretaris Perusahaan Hotel Mandarine Regency saat paparan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Rabu (8/11).


Meski pendapatan di kuartal III ini cukup positif, Henry tak merinci soal target bisnis dan pendapatan sampai akhir tahun ini. Namun ia optimistis pendapatan tahun ini bisa lebih baik dari 2016. Sebab, pemerintah Kota Batam saat ini tengah gencar membangun proyek infrastruktur. Ini bisa membuat banyak tamu datang ke Batam. Catatan saja, selain di Batam, Goodway Hotel juga ada di Bali.

Tanpa menyebut angka, Henry menyebut tingkat okupansi dan pendapatan Goodway Hotel mengalami pasang surut. Kalau di periode ini mengalami lonjakan bisnis, tahun lalu justru anjlok. Total pendapatan tahun lalu yang sebesar Rp 56,78 miliar turun 6,5% dari tahun 2015.

Meski begitu, manajemen Mandarine tidak patah arang. Justru mulai tahun depan, perusahaan ini mulai ekspansi dengan berencana mengakusisi PT Warga Tri Manunggal yang punya lahan 20 hektare. Sayang, Henry tidak merinci rencana tersebut lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati