Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh Arab Saudi dengan Rudal Balistik



KONTAN.CO.ID - Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengklaim telah melancarkan serangan rudal balistik ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, Kamis (8/10/2026).

Klaim tersebut disampaikan beberapa jam setelah Arab Saudi melaporkan bahwa serangan terhadap bandara yang sama pada pertengahan pekan telah menewaskan satu orang.

Namun, hingga laporan ini dibuat, belum ada konfirmasi langsung dari pemerintah Arab Saudi mengenai klaim terbaru Houthi tersebut.


Baca Juga: Populasi Satwa Liar Turun 73% Sejak 1970, WWF Ungkap Ancaman Biodiversitas

Serangan ini menambah ketegangan di kawasan setelah kelompok Houthi sebelumnya melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan drone bermuatan bahan peledak ke Bandara Internasional Aden, Yaman, pada Rabu (7/10/2026).

Kementerian Transportasi Yaman mengatakan salah satu rudal Houthi jatuh di dekat landasan pacu Bandara Internasional Aden hanya beberapa menit sebelum sebuah pesawat dari Kairo dijadwalkan mendarat.

Pihak berwenang kemudian membatalkan proses pendaratan dan mengalihkan pesawat tersebut ke Jeddah, Arab Saudi. Dua pesawat lain yang berada di landasan pacu juga dipindahkan dari area tersebut karena adanya kekhawatiran serangan susulan.

Baca Juga: Nikkei Turun 0,9% Kamis (8/10), Bursa Jepang Tertekan Aksi Ambil Untung

Bandara Internasional Aden merupakan salah satu pintu gerbang internasional utama bagi wilayah Yaman yang berada di luar kendali Houthi.

Eskalasi tersebut menunjukkan meningkatnya risiko terhadap fasilitas penerbangan sipil di tengah konflik yang masih berlangsung antara Houthi dan pihak-pihak yang berseberangan dengan kelompok tersebut.

Serangan terhadap infrastruktur penerbangan juga berpotensi mengganggu konektivitas udara serta aktivitas transportasi regional, terutama apabila serangan serupa terus berlanjut.