Humpuss beli kapal pengangkut BBM US$ 9,9 juta



JAKARTA. PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) telah menambah satu kapal lagi melalui pembelian kapal tanker pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) yakni MT Prospero. Nilai pembelian kapal tersebut mencapai US$ 9,9 juta.

Mengutip keterangan resmi HITS, Minggu (30/7), kapal tersebut dibeli Humpuss Intermoda dari Donso Shipping AB dan Donso Holding AB lewat PT Hutama Trans Kencana. Tidak adan hubungan afiliasi antara pembeli dan penjual.

"Transaksi pembelian resmi dilakukan pada 25 Juli 2017 setelah pada 9 Juni 2017 dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding/MoU antara Hutama Trans Kencana dan pihak penjual," ujar Theo Lekatompessy, Direktur Utama PT Humpus Intermoda Transportasi dalam rilis.


Seperti diketahui, Humpus Intermoda telah memastikan akan lebih fokus menyasar sektor angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun ini. Pasalnya, perusahaan pelayaran ini tidak bisa lagi menggantungkan harapan pada sektor angkutan gas alam cair (Liquified Natural Gas/LNG) karena tender proyek-proyek pembangkit listrik PLN banyak yang tertunda.

Padahal sejak awal tahun, HITS telah merencanakan akan fokus menyasar sektor LNG sejalan dengan program listrik 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah. Namun setengah tahun berlalu, tidak ada kontrak yang bisa disasar Humpuss di sektor ini.

Tahun ini Humpuss Intermoda menargetkan akan menambah empat sampai lima kapal. Kapal MT Prospero ini merupakan kapal pertama yang didatangkan perusahaan ini di 2017.

Selain membidik kapal BBM, target penambahan kapal tersebut akan menyasar sektor pengerukan (dredging) karena prospeknya dinilai sangat menjanjikan di tengah program pemerintah mengembangkan poros maritim. Kemudian, HITS juga akan membidik sektor angkutan LPG karena kebutuhan untuk sektor ini masih besar.

Dalam pengadaan kapal tersebut, Humpuss akan membeli kapal bekas. Dengan perkiraan investasi satu kapal sebesar US$ 15 juta maka belanja modal yang disiapkan untuk itu mencapai US$ 60 juta-US$ 75 juta.

Dengan strategi menyasar sektor BBM, LPG dan Dredging, HITS optimistis masih bisa mencetak pertumbuhan pendapatan 10%-15% di tahun ini dan juga diharapkan bisa membukukan laba bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini