KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Paramount Land menyadari bahwa cara pandang masyarakat urban terhadap hunian belakangan sudah mulai mengalami pergeseran. Bagi kalangan menengah atas, rumah bukan lagi sekadar soal lokasi strategis, melainkan ruang hidup yang menawarkan ketenangan, privasi, dan kedekatan dengan alam. Tekanan kota, kemacetan, polusi, hingga ritme kerja tinggi, mendorong kebutuhan akan tempat untuk bernapas. Hunian pun bertransformasi menjadi urban refuge: ruang jeda dari kebisingan dan tuntutan harian. Konsep hunian premium kini menitikberatkan keseimbangan antara kenyamanan modern dan elemen alami. Ruang terbuka hijau, pencahayaan alami, sirkulasi udara yang sehat, serta desain yang menenangkan menjadi faktor utama. Privasi pun naik kelas, dari pelengkap menjadi kebutuhan inti.
Menjawab kebutuhan tersebut, Paramount Gading Serpong menghadirkan Matera Lakeside, hunian premium terbaru di kawasan Matera, yang telah dikenal sebagai luxury residence dan market leader di Tangerang lewat kesuksesan Matera Residences dan Matera Signature.
Baca Juga: Kejar Penjualan, Paramount Land Gelar Program Undian Berhadiah Mobil Listrik Mengusung konsep resort, Matera Lakeside memadukan kemewahan, kenyamanan, dan lanskap alami. Keunggulan utamanya adalah lokasi yang menghadap langsung ke Situ Cihuni seluas ±32 hektare, danau alami yang telah direvitalisasi menjadi kawasan konservasi air, resapan, pengendali banjir, sekaligus ekowisata. Dari perspektif real estat, danau alami seperti Situ Cihuni merupakan irreplaceable asset yang mendorong kenaikan nilai kawasan secara signifikan. Laporan Knight Frank menunjukkan, secara global, properti dengan waterfront view memiliki nilai 30–40% lebih tinggi dibandingkan properti sejenis tanpa akses perairan. Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land, menegaskan bahwa properti dengan waterfront view, terutama yang alami, memiliki nilai lebih tinggi baik secara emosional maupun investasi karena menawarkan gaya hidup langka yang tidak bisa direplikasi. “Di tengah kepadatan kota, kehadiran danau menjadi oase yang tenang dan menyatu dengan ekosistem alami,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026). Tak hanya menghadirkan keindahan visual, elemen air dan ruang terbuka hijau juga berdampak langsung pada kesehatan. Chrissandy bilang, kombinasi green space dan blue space menciptakan pengalaman menyeluruh yang membantu menurunkan stres, meningkatkan produktivitas, dan menjaga kualitas hidup. Kawasan ini dirancang dengan jumlah unit terbatas untuk menjaga privasi dan eksklusivitas. Setiap hunian diatur agar memiliki akses visual optimal ke danau dan ruang hijau, menciptakan suasana tinggal yang lebih tenang dan personal.
Baca Juga: Properti Tetap Laris! Marketing Sales Emiten Properti Tumbuh di Kuartal I-2026 Meski menawarkan ketenangan, kawasan ini tetap terintegrasi dengan fasilitas Kota Gading Serpong. Lokasinya yang strategis memudahkan akses ke pusat kuliner dan gaya hidup, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga konektivitas utama menuju Gading Serpong dan BSD.
Seperti diketahui, Gading Serpong telah bertransformasi menjadi kota mandiri yang hidup dan lengkap—bukan sekadar kawasan hunian, tetapi pusat bisnis dan gaya hidup modern di barat Jakarta. Infrastruktur matang dan fasilitas unggulan menjadikannya magnet bagi masyarakat urban yang mengutamakan akses, kenyamanan, dan ekosistem terintegrasi. Chrissandy bilang, dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan paling agresif terjadi di selatan Paramount Gading Serpong. Kawasan ini melahirkan deretan pusat komersial sukses—Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Verona, Manhattan District, hingga Aniva—yang ramai tanpa jeda. Gelombang bisnis baru terus mengalir, dari restoran hingga lifestyle hub dan hiburan. Antrean panjang di berbagai tenant viral menegaskan kawasan ini telah menjadi episentrum aktivitas urban yang dinamis. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News