ICBC Indonesia raih peringkat Baa2 dari Moody's



JAKARTA. Moody's Investors Service telah menetapkan peringkat  jangka panjang dalam mata uang lokal dan mata uang asing di  Baa2 kepada Bank ICBC Indonesia. Peringkat ini didasarkan penilaian outlook stabil untuk pinjaman jangka panjang.

Menurut Shen Xiaoqi, Presiden Direktur Bank ICBC Indonesia, posisi kinerja adalah dasar bagi lembaga pemeringkat kredit internasional Moody`s Investors Service memberikan peringkat Baa2. “Peringkat ini merupakan cerminan dari outlook kami yang stabil untuk pinjaman jangka panjang,” kata Shen di Jakarta, Kamis (20/11).

Shen menegaskan hasil pemeringkatan dari Moody untuk Bank ICBC Indonesia mencerminkan kinerja keuangan yang baik dan modal yang kuat. Kondisi ini berkat dukungan yang kuat dari induknya, ICBC Ltd yang dikenal sebagai salah bank komersial terbesar di dunia.


“Pada akhir Juni 2014, rasio non-performing loan (NPL) mencapai 0,39%, yang jauh di bawah rasio bank lokal lainnya,” ujar Shen.

Hasil ini menunjukkan Bank ICBC Indonesia mampu mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.  "Ini membuktikan bahwa Bank ICBC Indonesia memiliki strategi yang jelas masa depan pembangunan, manajemen operasional yang sehat dan, manajemen risiko yang komprehensif yang sudah mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional," imbuh Shen.

Di masa depan, Bank ICBC Indonesia akan terus menerapkan visi dan misi sebagai ekonomi, keuangan dan budaya jembatan antara Indonesia dan China. Selain itu Bank ICBC Indonesia kan lebih aktif memberikan dukungan untuk proyek-proyek besar dan prospektif yang berguna bagi kesejahteraan Indonesia.

“Termasuk yang terkait dengan pembangunan infrastruktur, transportasi, energi , telekomunikasi, komoditas pokok, perlindungan lingkungan dan kontrak rekayasa internasional,” pungkas Shen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan