ICE BSD: Permintaan Event Tatap Muka Masih Kuat, Industri MICE Berpeluang Tumbuh



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Permintaan terhadap penyelenggaraan pameran dan konferensi secara tatap muka, masih menunjukkan tren positif hingga paruh kedua 2026. Kondisi tersebut menjadi penopang pertumbuhan industri meeting, incentives, conventions and exhibitions (MICE) di tengah aktivitas bisnis yang terus meningkat. General Manager ICE BSD City, Siti Karmila mengatakan, kebutuhan dunia usaha untuk membangun relasi secara langsung masih menjadi faktor utama, yang mendorong permintaan penyelenggaraan business event. “Kebutuhan dunia usaha untuk membangun koneksi secara langsung tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan industri MICE,” ujar Siti kepada KONTAN, Senin (27/7/2026). Menurutnya, besarnya pasar domestik serta berkembangnya berbagai sektor industri turut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap penyelenggaraan pameran, konferensi, dan kegiatan bisnis lainnya. Di sisi lain, ekspektasi penyelenggara terhadap kualitas venue juga terus meningkat.

Baca Juga: ICE BSD: Permintaan Venue Meningkat, Semester II-2026 Diproyeksi Lebih Ramai Siti mengatakan, penyelenggara kini tidak hanya mempertimbangkan kapasitas gedung, tetapi juga layanan dan fasilitas pendukung yang mampu menunjang kelancaran acara. “Penyelenggara tidak hanya membutuhkan venue yang luas, tetapi juga dukungan teknologi, konektivitas yang baik, aspek keberlanjutan, hingga kemudahan akses,” katanya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ICE BSD terus meningkatkan fasilitas, layanan, serta digitalisasi operasional. Langkah ini dilakukan agar dapat mengakomodasi kebutuhan penyelenggara, yang mampu terus berkembang sekaligus menjaga daya saing di industri MICE. Siti menilai prospek industri MICE hingga akhir tahun masih positif, didukung meningkatnya aktivitas dunia usaha, perdagangan, dan investasi yang mendorong kebutuhan perusahaan menggelar berbagai kegiatan tatap muka.

Baca Juga: ICE BSD Incar Peluang Pasar MICE di Tengah Target Kenaikan Devisa


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News