KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Skema ongkos kirim (ongkir) baru di industri e-commerce pada 2026 dinilai menjadi bagian dari penyesuaian model bisnis platform digital menuju keberlanjutan usaha. Meski memicu keresahan di kalangan penjual atau seller, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menilai belum ada tanda perpindahan besar-besaran seller keluar dari marketplace. Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia Budi Primawan mengungkapkan, selama beberapa tahun terakhir pertumbuhan industri e-commerce ditopang berbagai promo dan subsidi, termasuk subsidi ongkir. Kini, platform mulai mencari keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan keberlangsungan usaha jangka panjang.
idEA Sebut Tidak Ada Tanda Seller Tinggalkan Marketplace Secara Massal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Skema ongkos kirim (ongkir) baru di industri e-commerce pada 2026 dinilai menjadi bagian dari penyesuaian model bisnis platform digital menuju keberlanjutan usaha. Meski memicu keresahan di kalangan penjual atau seller, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menilai belum ada tanda perpindahan besar-besaran seller keluar dari marketplace. Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia Budi Primawan mengungkapkan, selama beberapa tahun terakhir pertumbuhan industri e-commerce ditopang berbagai promo dan subsidi, termasuk subsidi ongkir. Kini, platform mulai mencari keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan keberlangsungan usaha jangka panjang.
TAG: