JAKARTA. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengeluhkan biaya pendidikan kedokteran. Ilham Oetama Marsis, Ketua Umum PB IDI mengatakan, biaya pendidikan kedokteran saat ini cukup mahal. Puncak kemahalan, terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini. "Untuk uang pangkal atau uang gedung nilainya bisa ratusan juta rupiah," katanya seperti dikutip dari website DPR.go.id, Selasa (31/5). Bukan hanya soal biaya pendidikan, keluhan juga disampaikan IDI terkait dengan proses ujian kompetensi dokter dan juga program internship yang memakan waktu bertahun-tahun. Padahal, pada saat bersamaan, ketersediaan dokter, khususnya untuk layanan primer sangat mendesak.
IDI keluhkan mahalnya pendidikan dokter
JAKARTA. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengeluhkan biaya pendidikan kedokteran. Ilham Oetama Marsis, Ketua Umum PB IDI mengatakan, biaya pendidikan kedokteran saat ini cukup mahal. Puncak kemahalan, terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini. "Untuk uang pangkal atau uang gedung nilainya bisa ratusan juta rupiah," katanya seperti dikutip dari website DPR.go.id, Selasa (31/5). Bukan hanya soal biaya pendidikan, keluhan juga disampaikan IDI terkait dengan proses ujian kompetensi dokter dan juga program internship yang memakan waktu bertahun-tahun. Padahal, pada saat bersamaan, ketersediaan dokter, khususnya untuk layanan primer sangat mendesak.