IDPRO: Industri Data Center RI Tumbuh 20%, Masuk Fase Ekspansi



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia (IDPRO) mencatat pertumbuhan industri data center di Indonesia tergolong tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Umum IDPRO, Hendra Kusuma mengungkapkan, rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (Compound Annual Growth Rate/CAGR) data center di Indonesia mencapai 15%–20%. Angka ini dinilai lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara lain.

Baca Juga: Pasca Lebaran, Power Commerce Asia Membukukan Pertumbuhan Hingga 50%


“Indonesia secara spesifik dalam beberapa tahun terakhir bisa mencapai 15%–20% CAGR,” ujar Hendra kepada Kontan.co.id, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspansi perusahaan hyperscaler dan pesatnya perkembangan ekonomi digital.

Selain itu, peningkatan jumlah pengguna internet dan layanan digital turut memperkuat permintaan terhadap infrastruktur data center.

Faktor lain yang turut menopang pertumbuhan adalah ekspansi cloud region, dukungan regulasi, serta lonjakan kebutuhan komputasi untuk kecerdasan buatan (AI) dan pengolahan data.

Hendra menilai prospek bisnis data center, baik secara global maupun di Indonesia, masih sangat positif dan akan terus tumbuh signifikan ke depan.

“Secara umum, prospek bisnis data center saat ini sangat positif dan terus mengalami pertumbuhan signifikan—baik secara global maupun di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Kementerian PKP dan BP BUMN Siapkan Aset BUMN untuk Hunian Masyarakat

Ia menambahkan, industri data center saat ini berada dalam fase ekspansi (growth phase), bukan stagnasi. Bahkan, di beberapa pasar seperti Jakarta, mulai terlihat pergeseran menuju tahap mature emerging hub.

“Industri data center sedang dalam fase ekspansi, bukan stagnasi. Di beberapa market seperti Jakarta, kita mulai melihat pergeseran ke arah mature emerging hub,” kata Hendra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News