KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan Energi Internasional (IEA) mengungkapkan, eskalasi permusuhan antara AS dan Iran baru-baru ini dapat menggagalkan perkiraan IEA tentang surplus pasar minyak yang signifikan tahun depan. Pasokan global melonjak pada bulan Juni ketika Selat Hormuz dibuka kembali tetapi masih tertinggal dari tingkat sebelum perang. Mengutip Reuters, Jumat (10/7/2026), pasar minyak global sedikit lega bulan lalu karena perjanjian damai antara AS dan Iran memfasilitasi pembukaan Selat Hormuz, yang penutupannya secara efektif telah mengurangi aliran minyak mentah hingga 14 juta barel per hari selama puncak krisis pasokan minyak terbesar dalam sejarah. IEA mengatakan pasokan minyak global meningkat sebesar 4,1 juta barel per hari pada bulan Juni, tetapi tetap 9,4 juta barel per hari di bawah tingkat sebelum perang.
IEA: Eskalasi AS-Iran Dapat Mengancam Surplus Pasar Minyak 2027
KONTAN.CO.ID - LONDON. Badan Energi Internasional (IEA) mengungkapkan, eskalasi permusuhan antara AS dan Iran baru-baru ini dapat menggagalkan perkiraan IEA tentang surplus pasar minyak yang signifikan tahun depan. Pasokan global melonjak pada bulan Juni ketika Selat Hormuz dibuka kembali tetapi masih tertinggal dari tingkat sebelum perang. Mengutip Reuters, Jumat (10/7/2026), pasar minyak global sedikit lega bulan lalu karena perjanjian damai antara AS dan Iran memfasilitasi pembukaan Selat Hormuz, yang penutupannya secara efektif telah mengurangi aliran minyak mentah hingga 14 juta barel per hari selama puncak krisis pasokan minyak terbesar dalam sejarah. IEA mengatakan pasokan minyak global meningkat sebesar 4,1 juta barel per hari pada bulan Juni, tetapi tetap 9,4 juta barel per hari di bawah tingkat sebelum perang.