IEA Pangkas Proyeksi Pasokan Minyak Dunia, Turun 4,3 Juta Barel per Hari



KONTAN.CO.ID - LONDON. Pasokan minyak global diperkirakan mengalami penurunan tajam sepanjang tahun ini seiring meningkatnya kembali ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut berpotensi memperdalam defisit di pasar minyak dunia.

Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) memperkirakan pasokan minyak global akan turun sebesar 4,3 juta barel per hari (bph), atau sekitar 4%, pada tahun ini. Proyeksi tersebut disampaikan IEA dalam laporan pasar minyak bulanan yang dirilis pada Rabu (12/8/2026).

Penurunan pasokan tersebut lebih besar dibandingkan perkiraan dalam laporan IEA pada Juli 2026 yang mencapai 3,7 juta bph.


Baca Juga: Dolar AS Menguat di Tengah Ketegangan Teluk, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Dengan revisi tersebut, total pasokan minyak global diperkirakan hanya mencapai 102,02 juta bph pada tahun ini. Angka tersebut menjadi proyeksi pasokan terendah yang ditetapkan IEA untuk 2026.

IEA menyebut meningkatnya kembali konflik di Timur Tengah sejak Juli menjadi salah satu faktor utama yang menekan prospek pasokan minyak global.

“Dengan kesepakatan yang memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan transit tanpa hambatan melalui Selat Bab el-Mandeb masih belum tercapai, kami kembali menurunkan estimasi pasokan untuk sisa tahun ini,” kata IEA dalam laporan tersebut.