KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dinilai dapat membuka ruang lebih luas bagi masuknya investasi ke sektor hilirisasi mineral dan industri manufaktur bernilai tambah di Indonesia. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melihat implementasi IEU-CEPA berpotensi mendorong pembangunan industri pengolahan hingga produk turunan yang terintegrasi dengan rantai pasok global. Untuk diketahui, negosiasi perjanjian ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa tersebut telah rampung pada September 2025. Perjanjian ini ditargetkan ditandatangani pada November 2026 dan mulai diimplementasikan pada awal 2027.
IEU-CEPA Buka Peluang Investasi Hilirisasi Mineral dan Manufaktur Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa melalui Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dinilai dapat membuka ruang lebih luas bagi masuknya investasi ke sektor hilirisasi mineral dan industri manufaktur bernilai tambah di Indonesia. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melihat implementasi IEU-CEPA berpotensi mendorong pembangunan industri pengolahan hingga produk turunan yang terintegrasi dengan rantai pasok global. Untuk diketahui, negosiasi perjanjian ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa tersebut telah rampung pada September 2025. Perjanjian ini ditargetkan ditandatangani pada November 2026 dan mulai diimplementasikan pada awal 2027.