KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi sektor yang dapat terdorong oleh implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Untuk diketahui, negosiasi perjanjian ekonomi antara Indonesia dan Eropa tersebut telah rampung pada September 2025. Perjanjian ini kemudian ditargetkan ditandatangani pada November 2026 dan akan mulai diimplementasikan pada awal 2027. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan mencermati, implementasi IEU-CEPA membuka peluang investasi yang lebih lebar bagi industri kendaraan listrik dan ekosistemnya.
IEU-CEPA Dikebut, BKPM Sebut Prospek Industri EV Nasional Semakin Melaju
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) menjadi sektor yang dapat terdorong oleh implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Untuk diketahui, negosiasi perjanjian ekonomi antara Indonesia dan Eropa tersebut telah rampung pada September 2025. Perjanjian ini kemudian ditargetkan ditandatangani pada November 2026 dan akan mulai diimplementasikan pada awal 2027. Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan mencermati, implementasi IEU-CEPA membuka peluang investasi yang lebih lebar bagi industri kendaraan listrik dan ekosistemnya.