KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mulai melakukan penggabungan atau konsolidasi perusahaan asuransi dan penjaminan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BPI Danantara menyebut di sektor asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) melakukan penyederhanaan 12 entitas sebagai bagian dari transformasi ekosistem BUMN. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria baru-baru ini menggelar pertemuan bersama jajaran Direksi IFG untuk membahas percepatan program streamlining, perkembangan transformasi holding, serta penguatan tata kelola dan efisiensi perusahaan asuransi BUMN. Dony menyebut bahwa keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari penyederhanaan struktur perusahaan, tetapi juga dari perbaikan kualitas pengelolaan investasi. Dia bilang berbagai persoalan yang selama ini terjadi di industri asuransi berakar pada penempatan investasi yang tidak seimbang dengan kewajiban (liabilities), sehingga meningkatkan eksposur risiko perusahaan.
IFG Lakukan Penyederhanaan 12 Entitas di Sektor Asuransi dan Penjaminan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mulai melakukan penggabungan atau konsolidasi perusahaan asuransi dan penjaminan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). BPI Danantara menyebut di sektor asuransi dan penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG) melakukan penyederhanaan 12 entitas sebagai bagian dari transformasi ekosistem BUMN. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria baru-baru ini menggelar pertemuan bersama jajaran Direksi IFG untuk membahas percepatan program streamlining, perkembangan transformasi holding, serta penguatan tata kelola dan efisiensi perusahaan asuransi BUMN. Dony menyebut bahwa keberhasilan transformasi tidak hanya diukur dari penyederhanaan struktur perusahaan, tetapi juga dari perbaikan kualitas pengelolaan investasi. Dia bilang berbagai persoalan yang selama ini terjadi di industri asuransi berakar pada penempatan investasi yang tidak seimbang dengan kewajiban (liabilities), sehingga meningkatkan eksposur risiko perusahaan.
TAG: