Ifishdeco (IFSH) Akan Alihkan Saham Treasuri untuk Program MESOP



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) akan mengalihkan sebagian saham treasury hasil program pembelian kembali (buyback) untuk program skema kepemilikan saham perusahaan oleh manajemen alias Management and Employee Stock Option Program (MESOP).

Total saham yang akan dialihkan untuk MESOP sebanyak-banyaknya 15 juta saham atau 0,71% dari saham ditempatkan dan disetor.

Sebelumnya, IFSH juga telah melaksanakan program MESOP tahap I yang digelar pada 29 dan 30 Agustus 2023, dengan alokasi saham sebanyak 9,34 juta. Sehingga, terdapat 5,65 juta saham sisa program MESOP tahap II. Jumlah ini setara 0,26% dari saham ditempatkan dan disetor.


“Program MESOP ini tidak akan menimbulkan efek dilusi kepemilikan saham karena tidak terdapat penerbitan saham baru,” tulis manajemen IFSH dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Rabu (6/9).

Baca Juga: Emiten Tambang Nikel Ifishdeco (IFSH) Bagi Dividen Rp 59,75 Miliar, Cek Jadwalnya

IFSH menetapkan harga pelaksanaan untuk mengambil bagian dari saham treasuri sekurang-kurangnya Rp 780.

Emiten pertambangan bijih nikel ini akan memberikan saham secara Cuma-Cuma kepada peserta MESOP tahap II, antara lain karyawan, direksi, dan atau komisaris IFSH yang memenuhi kriteria sebagaimana ditetapkan dalam keputusan sirkuler direksi.

Program MESOP ini diberikan sebagai apresiasi komitmen karyawan dan manajemen yang telah bergabung Bersama IFSH selama lebih dari lima tahun. “Dengan program MESOP ini diharapkan dapat memotivasi, mempertahankan, serta bentuk insentif Ifishdeco  kepada para peserta dalam rangka meningkatkan nilai-nilai Perusahaan,” tulis manajemen IFSH.

 
IFSH Chart by TradingView

Saham akan dibagikan pada peserta MESOP dalam beberapa tahap yang akan ditentukan oleh direksi. Manajemen menegaskan, saham yang dibagikan dalam program MESOP ini memiliki hak dan kedudukan yang sederajat dalam segala hal seperti dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) serta aksi korporasi lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari