IHCBS 2026 Hadirkan Solusi Pemanfaatan AI Berbasis Potensi Talenta Indonesia
Jumat, 19 Juni 2026 17:22 WIB
Oleh: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal
KONTAN.CO.ID - Setiap tahun, jumlah tenaga kerja usia produktif Indonesia terus bertambah. Mengubah potensi tersebut menjadi produktivitas yang mampu mendorong pertumbuhan bisnis menjadi tantangan bagi banyak organisasi. Produktivitas tidak lagi dapat dilihat hanya dari satu sisi. Teknologi, kepemimpinan, budaya organisasi, keterampilan tenaga kerja, hingga kesejahteraan karyawan memiliki kontribusi yang saling berkaitan.
Tantangan inilah yang akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2026 yang akan diselenggarakan pada 15–16 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta. Mengusung tema Harnessing Human-Centric AI and Digitalization to Unlock Next-Level Productivity, forum ini akan menjadi ruang diskusi bagi para pemimpin bisnis, profesional SDM, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam membahas strategi membangun organisasi yang lebih produktif dan siap menghadapi masa depan. Project Director IHCBS 2026, Adhi Nugroho, menyampaikan pentingnya ruang kolaborasi nasional yang mempertemukan pemerintah, pihak swasta maupun BUMN, serta akademisi. “Jika kita berbicara tentang masa depan Indonesia, kita sebenarnya sedang berbicara tentang kualitas manusia yang memimpin dan menggerakkan sistemnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis. Mengejar next-level productivity akan sulit dicapai jika karyawan masih melihat AI sebagai ancaman, bukan sebagai akselerator. IHCBS 2026 mendorong pendekatan human-centric AI, yaitu strategi yang menempatkan manusia sebagai pengendali utama teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja.
"Teknologi tidak akan menciptakan dampak tanpa keterlibatan manusia yang mampu memanfaatkannya. Karena itu, IHCBS 2026 hadir untuk menjembatani potensi AI dan digitalisasi dengan peningkatan produktivitas yang nyata di dalam organisasi,” imbuh Adhi.
Untuk mendukung tercapainya transformasi tersebut, IHCBS 2026 menghadirkan berbagai topik dalam sesi tujuh Power Tracks yang akan diisi oleh 70+ pembicara dari berbagai sektor industri. Seluruh rangkaian ini difokuskan untuk mempercepat kesiapan Indonesia dalam membangun AI-ready workforce yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan, kolaboratif, dan memiliki digital mindset yang kuat. IHCBS 2026 memastikan bahwa diskusi mengenai masa depan kerja tidak berhenti pada level wacana, tetapi benar-benar mendorong aksi nyata dalam pengembangan talenta dan transformasi organisasi. Melalui tujuh Power Tracks yang mencakup Future Skills & Workforce Development, Operational Excellence in the Digital Era, Innovation & Productivity Acceleration, Human Sustainability & Well Being, AI & Digital Transformation, Ethical Leadership & AI Mindset, serta Data Driven People & Culture, forum ini mencoba melihat masa depan dunia kerja dari berbagai perspektif yang saling terhubung. Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, produktivitas menjadi salah satu faktor yang akan menentukan kemampuan organisasi dan negara untuk terus bertumbuh. Karena itu, diskusi mengenai masa depan talenta, teknologi, dan produktivitas yang dihadirkan dalam IHCBS 2026 menjadi semakin relevan, tidak hanya bagi pengelola SDM, tetapi juga bagi para pemimpin bisnis yang tengah mempersiapkan organisasinya menghadapi masa depan. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News