IHSG ada potensi menguat meski rawan profit taking



KONTAN.CO.ID - Setelah selama pekan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju di zona hijau, pekan ini analis meramal IHSG akan kembali melanjutkan penguatan. Jumat (22/9) IHSG ditutup di level 5.911 atau menguat 0,09% dibanding hari sebelumnya.

Kepala Riset Alfa Paramitra Sekuritas Kevin Juido menyebut, IHSG tersokong oleh keputusan Bank Indonesia (BI) yang kembali memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 4,25%. "Selain itu, harga komoditas yang menguat seperti minyak juga menjadi sentimen positif bagi laju IHSG," imbuh Kevin.

Namun, Kevin mengingatkan, biasanya ketika sudah memasuki akhir bulan akan banyak pelaku pasar yang melakukan aksi pengambilan keuntungan. "Apalagi sudah di angka 5.900," timpalnya.


Apalagi, di pekan ini Kevin melihat IHSG minim sentimen. "Yang paling penting untuk dicermati itu masalah geopolitik," ujar Kevin.

Senin (25/9), prediksi Kevin, IHSG berpotensi menguat di rentang 5.879 - 5.917 dan pada 5.876 - 5.938 dalam sepekan. Dia juga merekomendasikan saham BMRI, BNLI, BJTM, BRPT, DOID, MDLN, WSBP, dan WTON.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati