IHSG Ambles 1,69% ke 6.277, Cermati Saham Pilihan Analis untuk Rabu (23/9)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan di pasar saham semakin dalam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,69% atau 107,68 poin ke level 6.277,04 pada perdagangan Selasa (22/9/2026).

Mayoritas saham ikut terkoreksi, dengan 533 saham turun, sementara hanya 139 saham menguat dan 118 saham stagnan.

Di tengah tekanan tersebut, sejumlah analis masih melihat peluang trading pada beberapa saham. DSSА dan TOWR menjadi kandidat untuk strategi trading jangka pendek, sedangkan ASII disarankan ditahan sambil mencermati pergerakan teknikalnya.


"Rebound teknikal masih terbuka pada saham yang sudah mendekati area oversold," kata VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi salah satu pilihan trading buy.

Baca Juga: IHSG Rawan Koreksi pada Rabu (16/9), Cermati Rekomendasi Saham dari Analis Berikut

Head of Online Trading BCA Sekuritas Achmad Yaki melihat munculnya pola three black crows yang menandakan tekanan jual, disertai pelemahan RSI dan peningkatan volume.

Namun, indikator stochastic berpotensi membentuk golden cross, sehingga masih membuka peluang pemulihan harga. DSSA ditutup turun 4,39% ke Rp 980 per saham.

DSSA memiliki level support Rp 920 dan resistance Rp 1.115. Strategi yang disarankan adalah trading buy dengan mencermati kemampuan harga bertahan di atas support.

Sementara itu, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dinilai mulai menunjukkan tanda tekanan jual yang terbatas. Volume penjualan menurun dan indikator RSI mendekati area oversold.

Oktavianus melihat area support TOWR berada di kisaran Rp 386–Rp 394. Jika terjadi rebound, investor dapat menerapkan strategi buy on weakness dengan target resistance Rp 430. Namun, risiko perlu dibatasi apabila harga menembus support Rp 380.

Baca Juga: Fed Rate Naik, Cek Prospek IHSG Hingga Akhir Tahun dan Saham Rekomendasi Analis

Pada perdagangan Selasa, TOWR turun 2,42% menjadi Rp 404 per saham.

Berbeda dengan DSSA dan TOWR, PT Astra International Tbk (ASII) masih berada dalam fase bearish consolidation.

 
ASII Chart by TradingView

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyebut indikator Stochastics K_D dan RSI masih memberikan sinyal negatif.

ASII ditutup turun 0,83% ke Rp 4.780 per saham. Dengan kondisi teknikal tersebut, rekomendasi yang diberikan adalah hold, dengan support Rp 4.720 dan resistance Rp 4.990.

Dengan demikian, di tengah koreksi IHSG, DSSA dan TOWR menawarkan peluang trading berbasis rebound teknikal, sementara ASII masih membutuhkan konfirmasi perbaikan momentum sebelum membuka ruang kenaikan lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News