IHSG Ambruk 4,88% ke 7.922, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan
Senin, 02 Februari 2026 21:11 WIB
Oleh: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup amblas di zona merah pada perdagangan awal pekan ini. IHSG sudah rontok sejak perdagangan dibuka. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG ambruk 406,87 poin atau 4,88% ke level 7.922,73 pada penutupan perdagangan,Senin (2/2/2026). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di rentang 7.820,22 ke 8.313,05.
Baca Juga: IHSG Rebound, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing di Awal Pekan, Senin (26/1) IHSG tertekan penurunan seluruh indeks sektoral di BEI. Sektor yang turun paling dalam adalah barang baku 10,74%, disusul barang konsumer non primer 7,67%, energi 7,66%, properti dan real estate 6,27%. Kemudian sektor transportasi juga turun 6,18%, infrastruktur 6,06%, teknologi 6,04%, perindustrian 5,88%. Kemudian sektor keuangan ambruk 2,33%, disusul barang konsumer primer 1,73% dan Kesehatan 1,28%.
8 Jurus OJK Benahi Bursa Efek Indonesia yang Penuh Masalah
Total volume perdagangan saham di BEI di awal pekan ini mencapai 49,64 miliar dengan nilai transaksi Rp 28,34 triliun. Sebanyak 720 saham melemah jadi pemberat indeks. Hanya 58 saham yang menguat dan 36 saham yang stagnan. Meskipun IHSG ambruk tapi investasi asing mencatatkan net buy sebesar Rp 654,94 miliar di seluruh pasar. Baca Juga: IHSG Tertekan, Cermati Saham Net Buy dan Net Sell Terbesar Asing Sepekan Terakhir Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Senin: 1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 518,87 miliar 2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 310,84 miliar 3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 142,79 miliar 4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 92,05 miliar 5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 68,8 miliar 6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 49,75 miliar 7. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 25,5 miliar 8. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 20,8 miliar 9. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 18,82 miliar 10. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 18,59 miliar