KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) kembali terkoreksi tajam pada perdagangan Selasa (3/11/2026). Pelemahan ini sekaligus membuat IHSG kembali meninggalkan level psikologis 5.000, setelah sehari sebelumnya sempat menguat. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup anjlok 3,77% atau turun 192 poin ke level 4.904,28.
Sepanjang perdagangan, IHSG lebih banyak bergerak di zona merah.
Baca Juga: Intip Saham yang Banyak Diburu Asing Saat IHSG Anjlok 3,48% ke 5.098, Kamis (29/10) Indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.143, tetapi kemudian merosot hingga mencapai posisi terendah 4.895. Tekanan jual tercermin dari pergerakan mayoritas saham. Sebanyak 624 saham melemah, sedangkan 57 saham menguat dan 37 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan di BEI tercatat mencapai 27,15 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,72 triliun. Di tengah tekanan pasar, investor asing juga membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 575 miliar di seluruh pasar. Namun asing juga tercatat banyak mengoleksi saham-sahm ini.
Baca Juga: Asing Net Sell Rp 1,08 Triliun Saat IHSG Ambruk 3,48%, Cek Saham yang Banyak Dilepas Berikut 10 saham
net buy terbesar asing pada Selasa: 1. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 237,97 miliar 2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 74,13 miliar 3. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 48,0 miliar 4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 46,18 miliar 5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 40,26 miliar 6. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 36,12 miliar 7. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 19,3 miliar 8. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Rp 12,02 miliar 9. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 10,01 miliar 10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 9,8 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News