IHSG Anjlok 10% Setelah Pengumuman MSCI, Ini Pesan BEI untuk Investor



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan hebat pada perdagangan sesi I, Jumat (16/10/2026). Indeks acuan pasar modal Indonesia itu merosot 10,76% dan bertengger di level 5.233,002. Tekanan jual ini muncul bersamaan dengan pengumuman terbaru dari penyedia indeks global, MSCI.

Di tengah kondisi market yang sedang anjlok, Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengingatkan investor untuk memandang pasar saham sebagai investasi dalam horizon jangka panjang.

Iding bilang, penurunan indeks justru menjadi momentum bagi investor untuk menelaah lebih dalam kondisi fundamental pasar maupun kinerja masing-masing perusahaan, bukan sekadar bereaksi terhadap pergerakan harga.


"Sekali lagi buat investor bertindak secara rasional. Jangan ikut-ikutan. Jangan jual atau beli karena pergerakan pasar tapi jual-beli karena fundamental dari market dan perusahaannya," kata Iding di gedung BEI, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga: Rupiah Jebol Rp 18.000 per Dolar AS, Sentimen MSCI Jadi Pemberat

Diberitakan sebelumnya, MSCI Inc. membuka konsultasi atas proposal untuk mengubah klasifikasi indeks saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market. Keputusan final atas proposal tersebut diperkirakan keluar paling lambat 30 Juni 2027.

Berdasarkan laporan Bloomberg pada Jumat (16/10), konsultasi tersebut mencerminkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap perkembangan tata kelola dan fungsi pasar saham Indonesia yang dinilai belum memadai.

Sejumlah kekhawatiran yang disoroti mencakup transparansi struktur kepemilikan saham serta dugaan praktik transaksi terkoordinasi. Pelaku pasar juga menilai kemajuan dalam perbaikan tata kelola dan mekanisme perdagangan saham Indonesia masih belum mencukupi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News