IHSG Anjlok 1,72%, Tekanan Jual Masih Terlihat Berikut Target Support Selanjutnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,72% ke 5.896,13 pada Jumat (26/6/2026). Pelemahan IHSG tersebut diikuti aksi jual asing sebesar Rp 537,25 miliar. Sehingga sepanjang pekan ini aksi jual asing mencapai Rp 3,43 triliun. 

Menurut Herditya Wicaksana Analis MNC Sekuritas, pergerakan IHSG disertai dengan munculnya tekanan jual. “Pergerakannya pun kembali ke bawah MA20, secara mingguan (weekly) posisi IHSG terkoreksi 4,55% dan telah mencapai target koreksi minimal yang kami sampaikan,” kata dia. 

Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. "Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5,723-5,784, adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 5,912-5,937,” kata Herditya. 


Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2,66 Juta Per Gram Sabtu (27/6), Buyback Naik Rp 38.000

Dia memperkirakan level support IHSG berikutnya ada di 5.784 - 5.594 dengan resistance di 6.286 - 6.459

Adapun beberapa saham yang menjadi pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Senin (29/6/2026) diantaranya sebagai berikut:

1. Buana Listya Tama (BULL)

Saham BULL terkoreksi 4,89% ke Rp 350 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun menembus cluster MA20 dan MA200. Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada di akhir wave (A) dari wave [B].

Rekomendasi : Trading Buy di Rp 324-Rp 336 Target harga: Rp 364 - Rp 378 Stoploss: below Rp 316   2. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN

Saham CUAN terkoreksi 9,60% ke Rp 565 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi CUAN saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A).

Rekomendasi : Buy on Weakness Rp 520-Rp 550 Target harga: Rp 720 - Rp 830 Stoploss: below Rp 482   3. Jasa Marga (JSMR

Harga saham JSMR terkoreksi 6,96% ke Rp 2.940 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun kembali berada di bawah MA60. Kami perkirakan, posisi JSMR sedang membentuk wave (2) dari wave [A].

Rekomendasi : buy on weakness di Rp 2.770-Rp 2.930 Target harga: Rp 3.170 - Rp 3.410 Stoploss: below Rp 2.770

4. Wismilak Inti Makmur (WIIM)

Saham WIIM terkoreksi 1,49% ke Rp 1.655 dan disertai dengan tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi WIIM saat ini sedang berada di akhir wave A dari wave (B), sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave B. Adapun area koreksi yang dapat kami perkirakan berada pada rentang 1.520-1.575.

Rekomendasi : sell on strength Rp 1.725-Rp 1.755

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News