KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian tertekan pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Hingga pukul 11.33 WIB, IHSG merosot 2,05% atau 122,12 poin ke level 5.820,90. Pelemahan ini membawa IHSG menembus level support 5.850. Tim analis BRI Danareksa Sekuritas menyebut, kondisi tersebut membuka risiko koreksi lanjutan, dengan level 5.745 menjadi support berikutnya yang perlu dicermati. Dalam analisis teknikalnya, tim analis BRI Danareksa Sekuritas juga menyoroti pola head and shoulders yang mengindikasikan kecenderungan bearish setelah IHSG gagal bertahan di atas area neckline 6.000. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang masih negatif turut menunjukkan momentum pelemahan.
IHSG Anjlok 2,05%, Inflasi AS dan Konflik Timur Tengah Jadi Beban
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian tertekan pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Hingga pukul 11.33 WIB, IHSG merosot 2,05% atau 122,12 poin ke level 5.820,90. Pelemahan ini membawa IHSG menembus level support 5.850. Tim analis BRI Danareksa Sekuritas menyebut, kondisi tersebut membuka risiko koreksi lanjutan, dengan level 5.745 menjadi support berikutnya yang perlu dicermati. Dalam analisis teknikalnya, tim analis BRI Danareksa Sekuritas juga menyoroti pola head and shoulders yang mengindikasikan kecenderungan bearish setelah IHSG gagal bertahan di atas area neckline 6.000. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang masih negatif turut menunjukkan momentum pelemahan.