KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) kembali ambruk setelah sehari sebelumnya menguat dan meninggalkan level psikologis 5.000 pada perdagangan hari kedua di bulan November 2026. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG anjlok 3,77% atau terpangkas 192 poin ke level 4.904,28 pada penutupan perdagangan Selasa (3/11/2026). Sepanjang perdagangan IHSG bergerak lebih banyak di zona merah dengan level terendah 4.895 dan tertinggi 5.143.
Baca Juga: IHSG Ambruk 1,99% ke 5.266, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing, Selasa (27/10) Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 27,15 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,72 triliun. Ada sebanyak 624 saham yang melemah jadi penekan IHSG. Sementara itu, 57 saham lainnya menguat dan 37 saham stagnan. Di tengah koreksi IHSG, investor asing mencatatkan
net sell sebesar Rp 575 miliar di seluruh pasar.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,80% ke 5.057, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Akhir Pekan Ini Berikut 10 saham
net sell terbesar asing pada Selasa: 1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (
BBRI) Rp 310,06 miliar 2. PT Aneka Tambang Tbk (
ANTM) Rp 94,1 miliar 3. PT Bumi Resources Tbk (
BUMI) Rp 64,07 miliar 4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (
TPIA) Rp 62,39 miliar 5. PT Timah Tbk (
TINS) Rp 33,75 miliar 6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (
DSSA) Rp 31,5 miliar 7. PT Bank Central Asia Tbk (
BBCA) Rp 28,8 miliar 8. PT Barito Pacific Tbk (
BRPT) Rp 27,2 miliar 9. PT Telkom Indonesia Tbk (
TLKM) Rp 26,7 miliar 10. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (
ITMG) Rp 24,19 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News