IHSG Anjlok 6 Hari Beruntun, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Kemarin



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah dan mencatat pelemahan selama enam hari berturut-turut. 

Pada perdagangan Selasa (19/5/2026), tekanan pasar bahkan lebih dalam dibanding hari-hari sebelumnya.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,46% atau terpangkas 228,56 poin ke level 6.370,67 pada penutupan perdagangan.


Baca Juga: IHSG Ambruk ke 6.599, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini

Tekanan utama datang dari mayoritas sektor yang bergerak melemah.

Sektor barang baku dan energi menjadi penekan terbesar, disusul transportasi, perindustrian, infrastruktur, barang konsumer non-primer, barang konsumer primer, hingga sektor keuangan.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 46 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp25,8 triliun.

IHSG Kembali Anjlok Hari Ini (19 Mei 2026)
© 2026 Konten oleh Kontan
Secara keseluruhan, tekanan jual mendominasi pasar. Tercatat 612 saham melemah, 112 saham menguat, dan 94 saham stagnan.

Meski IHSG tertekan cukup dalam, investor asing masih mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp260,12 miliar di seluruh pasar.

Baca Juga: Asing Net Sell Rp 931 Miliar, Saham ANTM, BMRI & CUAN Banyak Dilepas, Selasa (12/5)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 306,16 miliar 2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 115,04 miliar 3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 99,53 miliar 4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 90,94 miliar 5. Pt Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 84,13 miliar 6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 83,06 miliar 7. Pt Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 66,83 miliar 8. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 58,23 miliar 9. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 54,12 miliar 10. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp 10,0 miliar

 
BBCA Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: