IHSG berbalik arah turun 0,40% ke 5.774,17 di sesi I, net buy asing Rp 86,068 miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan sesi pertama, Jumat (21/4). Mengutip RTI, IHSG turun 0,40% atau 23,418 poin ke level 5.774,179.

Tercatat 281 saham turun, 180 saham naik, dan 163 saham stagnan. Total volume perdagangan 9,2 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 5,7 triliun.

Sebanyak delapan indeks sektoral menyeret pergerakan IHSG. Penurunan dari yang terdalam secara berturut-turut adalah IDX Propert 01,41%, IDX Indust 1,27%, dan IDX Infra 0,57%.


Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) naik 6,23% ke Rp 8.100
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,65% ke Rp 5.800
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 1,39% ke Rp 2.190
Baca Juga: IHSG dibuka naik 0,11% perdagangan Jumat (21/5), net sell asing Rp 6,860 miliar

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) turun 5,30% ke Rp 2.680
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 4,04% ke Rp 1.070
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 3,88% ke Rp 1.240
Meski begitu, penurunan lebih dalam IHSG dibatasi oleh aksi beli investor asing. Di pasar reguler net buy asing Rp 80,709 miliar dan Rp 86,068 miliar keseluruhan market.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 107,5 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 26,1 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tb (MDKA) Rp 25,6 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 36,9 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 10,5 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INK) Rp 10,5 miliar.

 
BMRI Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto