IHSG Berbalik Turun 0,32% Sesi I Selasa (27/10), Top Losers: Saham WIFI, SCMA, BRPT



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik ke zona merah pada perdagangan sesi pertama Selasa (27/10/2026).

IHSG melemah seiring tekanan pada sejumlah indeks sektoral, terutama infrastruktur dan teknologi, di tengah pergerakan bursa Asia yang bervariasi.

Mengutip data RTI, IHSG terkoreksi 0,32% atau 17,449 poin ke level 5.355,645 hingga penutupan sesi pertama. Sebanyak 356 saham turun, 259 saham naik, dan 163 saham bergerak stagnan.


Baca Juga: Rupiah Terus Melemah ke Rp 18.144 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (27/10)

Total volume perdagangan mencapai 15,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,7 triliun.

Sebanyak tujuh indeks sektoral membebani pergerakan IHSG. Tiga sektor dengan penurunan terdalam adalah IDX Infrastructure yang melemah 1,24%, IDX Technology turun 1,20%, serta IDX Transportation terkoreksi 0,57%.

Pada jajaran saham unggulan LQ45, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam, yakni 5,77% ke Rp 980 per saham.

Berikutnya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 3,87% ke Rp 149 per saham dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 3,52% ke Rp 1.370 per saham.

Sebaliknya, sejumlah saham LQ45 berhasil menguat. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memimpin kenaikan dengan penguatan 4,29% ke Rp 1.460 per saham.

Disusul PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 3,51% ke Rp 4.720 per saham serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 3,21% ke Rp 965 per saham.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Berpeluang Naik ke US$ 4.072, Cermati Level Support Ini

 
WIFI Chart by TradingView

Dari pasar regional, bursa saham China dan Hong Kong juga bergerak melemah pada perdagangan Selasa. Tekanan saham teknologi, terutama sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI), membebani pasar meski pertumbuhan laba industri China pada September menunjukkan perbaikan.

Mengutip Reuters, indeks Shanghai Composite turun 0,1% ke level 3.692,58 pada jeda perdagangan tengah hari. Indeks saham unggulan CSI300 juga terkoreksi 0,1%.

Pelemahan terutama terjadi pada sektor teknologi. Indeks ChiNext Composite turun 0,5%, sedangkan indeks STAR50 yang berfokus pada saham teknologi di Shanghai merosot 1,5%.

Aksi jual saham terkait AI di China juga berlanjut. Indeks CSI Semiconductor turun 2,2% dan menyentuh level terendah dalam enam bulan. Sementara itu, indeks CSI AI melemah 0,8%.

Baca Juga: Laba Bersih Sido Muncul (SIDO) Turun 24,4% per September 2026

Meski demikian, bursa Asia lainnya cenderung menguat. Pengajuan dokumen penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) perusahaan AI Anthropic turut meningkatkan selera risiko investor.

Pelaku pasar juga mencermati laporan keuangan perusahaan teknologi serta pertemuan sejumlah bank sentral yang berpotensi memberi petunjuk mengenai arah suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: