KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal dalam negeri mengalami peningkatan volatilitas imbas Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memperingatkan kemungkinan mengubah klasifikasi pada 2027. Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi lebih dari 40% secara year to date. Dalam menyikapi kondisi itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri asuransi untuk melihat dari sisi risk management atau manajemen risiko. Jadi, Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila mengatakan industri asuransi pasti akan memiliki pertimbangan dalam mengalokasikan investasi. "Sekarang, memang kami dorong industri untuk lihat dari sisi risk management. Jadi, mereka pasti mau menginvestasikan itu sudah mengukur di mana saja, karena investasi di saham itu salah satu bagian untuk mendorong peningkatan return. Kami sebenarnya bersyukur industri sudah mulai terbiasa dengan risk management itu sekarang," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (19/10).
IHSG Bergejolak, OJK Minta Industri Asuransi Perhatikan Manajemen Risiko
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal dalam negeri mengalami peningkatan volatilitas imbas Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memperingatkan kemungkinan mengubah klasifikasi pada 2027. Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi lebih dari 40% secara year to date. Dalam menyikapi kondisi itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri asuransi untuk melihat dari sisi risk management atau manajemen risiko. Jadi, Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila mengatakan industri asuransi pasti akan memiliki pertimbangan dalam mengalokasikan investasi. "Sekarang, memang kami dorong industri untuk lihat dari sisi risk management. Jadi, mereka pasti mau menginvestasikan itu sudah mengukur di mana saja, karena investasi di saham itu salah satu bagian untuk mendorong peningkatan return. Kami sebenarnya bersyukur industri sudah mulai terbiasa dengan risk management itu sekarang," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (19/10).