IHSG bergerak liar awali perdagangan Maret



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuasi mengawali perdagangan Rabu (1/3) pagi. Mengacu data RTI, indeks terkoreksi 0,07% ke level 5.383,149 pukul 09.05 WIB.

Tercatat 91 saham bergerak naik, 60 saham bergerak turun, dan 80 saham stagnan. Volume perdagangan pagi 575 juta lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 266 miliar.

Enam dari 10 indeks sektoral memerah. Sektor perdagangan paling dalam pelemahannya 0,39%. Sementara, agrikultur memimpin penguatan 0,52%.


Investor asing pun tampak melakukan aksi jual turut menekan IHSG. Sejauh ini, jual bersih asing sekitar Rp 22,480 miliar.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menyebutkan, transaksi di bulan awal ini akan dipengaruhi rilis data inflasi Indonesia per Februari. "Berkaca pada kondisi ekonomi saat ini, semestinya inflasi masih terkendali, dengan target hingga akhir tahun sebesar 4% Ini akan menjadi faktor penunjang kenaikan IHSG, katanya.

Di sisi lain, wajah bursa saham Asia mixed mengawali perdagangan Rabu (1/3) pagi. Pelaku pasar tengah menanti pidato Presiden Donald Trump di sesi gabungan Kongres AS.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang diperdagangkan naik 1,21 %, sedangkan indeks Topix naik 0,99 %. Saham ekspor Jepang menerima dorongan dari yen relatif lemah diperdagangkan pada 113,14 dollar pada pukul 8:17 HK / SIN, melemah dari level bawah 112,20.

Di antara saham eksportir, saham Toyota naik 1,37 %, saham Sony naik 1,32 % dan Panasonic menambahkan 1,42 %.

Di Australia, saham dibuka lebih rendah dengan ASX 200 turun 0,36 % pada perdagangan pagi. Saham perbankan yang sebagian besar turun - saham ANZ turun 0,16 %, Commonwealth Bank of Australia turun 0,27 %, Westpac off sebesar 0,21 % dan National Australia Bank turun 0,16 %. PDB kuartal keempat naik pada laju tahunan 2,4%, mengalahkan gain yang diharapkan dari 1,9%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto