IHSG bergerak santai di pekan terakhir Juni



JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung konsolidasi menjelang libur panjang Lebaran. Berdasarkan survei KONTAN, lima dari 10 analis memperkirakan IHSG berpeluang naik dan lima analis memperkirakan penurunan IHSG pada hari ini (Baca Harian KONTAN edisi Senin, 19 Juni 2017).

Median support IHSG hari ini berada di level 5.685. Sedangkan median resistance IHSG ada di 5.762,5. "Pola black closing marubozu terbentuk atas IHSG mengindikasikan berlanjutnya kejatuhan hari ini," kata Edwin Sebayang, Kepala Riset MNC Sekuritas, kemarin.

Achmad Yaki, analis BCA Sekuritas justru memperkirakan IHSG hari ini punya peluang untuk berbalik arah. Achmad menambahkan, pasar tidak akan ramai karena banyak yg sudah dalam posisi cuti. "Ramai lebih kepada tiga saham IPO tanggal 21 Juni, ada HRTA, MAPB, dan WOOD," imbuh dia.


Fokus pasar sebelumnya pada rapat Federal Open Market Committee yang menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin dan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan 4,75% sudah terlewati.

Achmad menambahkan, perhatikan juga saham-saham sektor perkapalan dan sektor yang terkait paket kebijakan ekonomi XV tentang logistik.

Akhir pekan lalu, IHSG melorot 52,65 poin atau 0,91% ke level 5.723,64. Nilai dan volume transaksi indeks lebih tebal ketimbang hari-hari sebelumnya.

Nilai transaksi mencapai Rp 10,68 triliun dengan volume 9,06 miliar saham. Seluruh sektor melemah dengan penurunan terbesar pada sektor perdagangan, jasa dan investasi serta sektor aneka industri.

Asing mencatat pembelian bersih Rp 200 miliar. Pembelian bersih asing tertinggi pada saham TLKM, BBCA, dan TBIG. Sedangkan penjualan bersih asing terbesar pada saham-saham BBRI, INDF, dan UNTR.

IHSG masih tercatat naik 0,85% jika dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya. Tapi, volume dan nilai transaksi harian rata-rata pekan lalu masih lebih rendah ketimbang pekan sebelumnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati