IHSG Berpeluang Lanjut Rebound, Cermati Proyeksi Analis, Rabu (7/10)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan rebound pada perdagangan Rabu (7/10/2026), setelah sehari sebelumnya melonjak 1,21% ke level 6.192,93.

Penguatan ini ditopang perbaikan indikator teknikal serta sentimen eksternal, terutama penurunan harga minyak mentah dan penguatan rupiah.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, penurunan harga minyak mentah dunia menjadi salah satu sentimen positif bagi pasar saham.


Harga minyak Brent kembali turun di bawah US$ 100 per barel pada Selasa (6/10), seiring indikasi pemulihan ekspor minyak mentah dari Timur Tengah mendekati level sebelum perang.

Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah 0,83%, Cermati Proyeksi Analis untuk Perdagangan, Kamis (1/10)

"Penurunan harga minyak menjadi sentimen positif bagi IHSG," ujar Alrich.

Menurut dia, koreksi harga minyak dapat membantu meredakan tekanan inflasi sekaligus mengurangi risiko pelebaran defisit APBN. Sentimen positif juga datang dari penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Dari sisi teknikal, IHSG telah ditutup di atas moving average (MA) 10 hari. Histogram negatif pada indikator MACD juga mulai menyempit, sementara Stochastic RSI menguat dari area pivot.

Dengan kondisi tersebut, Alrich memperkirakan IHSG berpeluang menguji area 6.230-6.280 pada perdagangan Rabu. Investor juga akan mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia September 2026 sebagai salah satu katalis pasar.

Senada, Research Analyst Bumiputera Sekuritas Muhammad Thoriq Fadilla menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka, meski cenderung terbatas.

Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Rebound Selasa (6/10), Cek Saham Pilihan Hari Ini

Secara teknikal, IHSG telah menembus dynamic resistance di area 6.175, tetapi masih menghadapi resistance klasik sekitar 6.210.

Momentum penguatan juga terlihat dari indikator Stochastic yang membentuk bullish crossover dari area oversold. Namun, MACD masih berada di zona negatif meski tekanan bearish mulai berkurang.

Thoriq memperkirakan, selama IHSG mampu bertahan di atas area 6.175-6.200, indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance 6.280-6.335. Jika momentum beli semakin kuat, IHSG berpotensi menguji level 6.370.

Sebaliknya, risiko koreksi kembali meningkat jika IHSG turun di bawah 6.120. Dalam skenario tersebut, indeks berpeluang menguji kembali area support 6.020 hingga 5.931.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: