IHSG Berpeluang Menguat pada Selasa (14/7), Ini Proyeksinya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Senin (13/7/2026), seiring dukungan sentimen positif dari pasar.

IHSG naik 1,92% ke level 6.037,84 dan disertai dengan peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, pergerakan IHSG juga berhasil menembus level MA20.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan IHSG didorong oleh sentimen dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia dengan outlook stabil.


Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp 18.109 per Dolar AS, Sentimen Hukum dan Geopolitik Jadi Sorotan

“Kami mencermati dengan adanya katalis dari berita S&P yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia dan outlook stabil membuat IHSG menguat,” ujar Herditya kepada Kontan, Senin (13/7/2026).

Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan ke level Rp 18.073 per dolar Amerika Serikat, yang turut menjadi sentimen positif bagi pasar saham domestik.

Untuk perdagangan Selasa (14/7/2026), Herditya memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan.

“Kami perkirakan IHSG masih berpeluang menguat dengan support di 5.986 dan resistance di 6.057,” jelasnya.

Ia menambahkan, pergerakan IHSG juga akan dipengaruhi oleh rilis data inflasi dari China dan Amerika Serikat, serta potensi penguatan lanjutan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.

Untuk strategi, investor dapat mencermati sejumlah saham yang direkomendasikan.

Di antaranya PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pada kisaran Rp1.595-Rp1.670, PT Astra International Tbk (ASII) di rentang Rp5.000-Rp5.250, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada kisaran Rp590-Rp665 per saham.

Baca Juga: Klasemen Market Cap BEI Bergeser, BBCA Kembali Teratas, DCII Menyalip BREN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News