KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,72% ke level 8.948 pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Pergerakan indeks terpantau variatif dengan rotasi sektor yang cukup jelas. Tekanan muncul dari saham-saham konglomerasi Grup Bakrie seperti BRMS, DEWA, dan BUMI yang terkoreksi akibat aksi ambil untung. Sebaliknya, penguatan saham komoditas nikel seperti MBMA, INCO, NCKL, dan MDKA menjadi penopang utama laju indeks. Harga logam global yang bergerak menguat turut memperkuat sentimen sektor ini. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menjelaskan, pasar masih mencermati tekanan domestik, terutama aksi profit taking serta kekhawatiran terhadap defisit APBN yang mendekati 3%.
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Rabu (14/1), Ini Rekomendasi Analis
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,72% ke level 8.948 pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Pergerakan indeks terpantau variatif dengan rotasi sektor yang cukup jelas. Tekanan muncul dari saham-saham konglomerasi Grup Bakrie seperti BRMS, DEWA, dan BUMI yang terkoreksi akibat aksi ambil untung. Sebaliknya, penguatan saham komoditas nikel seperti MBMA, INCO, NCKL, dan MDKA menjadi penopang utama laju indeks. Harga logam global yang bergerak menguat turut memperkuat sentimen sektor ini. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menjelaskan, pasar masih mencermati tekanan domestik, terutama aksi profit taking serta kekhawatiran terhadap defisit APBN yang mendekati 3%.
TAG: