KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas pada awal pekan, Senin (19/1/2026). Pada penutupan terakhir, IHSG berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan penguatan yang terbatas seiring indikator teknikal yang menunjukkan kondisi jenuh beli. Secara teknikal, indeks diproyeksikan bergerak dalam rentang support 9.000 dan resistance 9.125, dengan MACD yang masih mengonfirmasi penguatan tren. Namun, RSI yang kembali memasuki area overbought menjadi sinyal bahwa ruang reli IHSG masih cukup terbatas. VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai pergerakan IHSG pada awal pekan akan dipengaruhi oleh dua sentimen dominan. Pertama, keberlanjutan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang telah mendekati Rp16.882 per USD, menimbulkan kekhawatiran baru bagi investor.
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Senin (19/1), Ini Rekomendasi Analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat terbatas pada awal pekan, Senin (19/1/2026). Pada penutupan terakhir, IHSG berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan penguatan yang terbatas seiring indikator teknikal yang menunjukkan kondisi jenuh beli. Secara teknikal, indeks diproyeksikan bergerak dalam rentang support 9.000 dan resistance 9.125, dengan MACD yang masih mengonfirmasi penguatan tren. Namun, RSI yang kembali memasuki area overbought menjadi sinyal bahwa ruang reli IHSG masih cukup terbatas. VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai pergerakan IHSG pada awal pekan akan dipengaruhi oleh dua sentimen dominan. Pertama, keberlanjutan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang telah mendekati Rp16.882 per USD, menimbulkan kekhawatiran baru bagi investor.
TAG: