IHSG berpeluang naik, ini enam saham pilihan Binaartha Sekuritas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat signifikan 0,91% di level 6.484,35 pada Selasa (9/4). IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada hari ini.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD masih berada di area positif. Stochastic dan RSI masih berada di area netral. "Terlihat pola white closing marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," kata Nafan.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada di 6.447,79 hingga 6.411,24. Sementara itu, resistance pertama dan kedua memiliki ada level 6.502,65 6.520,95.


Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

GMFI: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 244–258, dengan target harga secara bertahap di level 262, 296, 330 dan 364. Support: 244 & 228.

INCO: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 3.310-3.350, dengan target harga secara bertahap di 3.450, 3.640, 3.890, 4.460 dan 5.050. Support: 3.310 & 3.180.

ITMG: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 19.600–19.800, dengan target harga secara bertahap di level 20.125, 20.500, 20.800, 22.100 dan 23.400. Support: 19.525.

MEDC: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 840–850, dengan target harga secara bertahap di level level 870, 1.000 dan 1.120. Support: 815.

PPRO: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 141–143, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 148, 160, 172 dan 184. Support: 141 & 136.

SRIL: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 332–340, dengan target harga secara bertahap di level 346, 358, 372, 408 dan 442. Support: 328.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati