IHSG berpeluang turun, berikut saham pilihan Binaartha Sekuritas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,36% di level 6.476,07 pada Selasa (2/4). IHSG berpotensi koreksi pada perdagangan Kamis (4/4).

Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, analis Binaartha Sekuritas mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. "Meskipun demikian, terlihat pola bearish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam riset.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.457,34 hingga 6.438,62. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.492,43 hingga 6.508,80. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.


ADRO: Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada level 1.310–1.330, dengan target harga secara bertahap di level 1.370, 1.415, 1.515 dan 1.615. Support: 1.290.

ACES: Pergerakan harga telah menguji garis EMA 200 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Akumulasi Beli pada area level 1.740–1.770, dengan target harga secara bertahap di level 1.800 dan 1.850. Support: 1.740 & 1.720.

BBTN: Fase akumulasi mulai terlihat dalam rangka pembentukkan pola uptrend. Akumulasi Beli pada area 2.320-2.340, dengan target harga secara bertahap di level 2.440, 2.560, 2.710, 3.060 dan 3.410. Support: 2.280.

INKP: Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 8.125–8.325, dengan target harga secara bertahap di level 8.800 dan 9.350. Support: 7.900.

PPRO: Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 141–144, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 148, 160, 172 dan 184. Support: 141 & 136.

SCMA: Saat ini bahwa pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 1.600–1.650, dengan target harga secara bertahap di level 1.690 dan 1.740. Support: 1.590.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati