IHSG Berpotensi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham Untuk Hari Ini (8/11)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami konsolidasi. Adapun IHSG ditutup melemah 0,51% ke level 6.843,79 pada Selasa (7/11). 

Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menjelaskan penguatan mayoritas indeks di Wall Street didorong oleh keputusan The Fed untuk menahan suku bunga acuan. 

Investor memperkirakan The Fed akan kembali menahan suku bunga acuan pada FOMC mendatang. Ini diperkuat setelah rilis dana non-arm payrolls Amerika Serikat (AS) yang mengalami perlambatan. 


"Selanjutnya, pasar berharap adanya konfirmasi terhadap petunjuk ini pada serangkaian pidato petinggi The Fed di malam ini dan Kamis (9/11) malam," jelas dia, Rabu (8/11). 

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham BMRI, CPIN, IPCC, MEDC Untuk Hari Ini (8/11)

Dari dalam negeri, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh posisi cadangan devisa Indonesia yang mengalami penurunan secara bulanan dari US$ 134,9 miliar menjadi US$ 133,1 miliar pada Oktober 2023.

Valdy menjelaskan penurunan cadangan devisa antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. 

Walaupun mengalami penurunan, posisi cadangan devisa Indonesia masih setara dengan enam bulan impor dan berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Konsolidasi Pada Rabu (8/11), Saham-Saham Ini Bisa Dilirik

Secara teknikal, Valdy mencermati indikator stochastic RSI pada IHSG mulai masuk ke overbought area, seiring dengan pelebaran positive slope MACD. Dengan begitu IHSG berpotensi konsolidasi di level 6.850. 

Untuk perdagangan hari ini (8/11), saham pilihan Phintraco Sekuritas jatuh pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). 

Investor juga dapat mencermati saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati