KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (7/8/2026). IHSG menutup perdagangan Kamis (6/8/2026) dengan melemah 0,12% ke level 6.343,71. Investment Advisor Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis menjelaskan, secara teknikal, IHSG mengalami
pullback minor pada perdagangan Kamis (7/8). Indikator
stochastic RSI mendekati
area overbought dan volume jual mengalami peningkatan. “Namun histogram MACD masih di area positif, serta IHSG masih di atas level MA5-MA50. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran 6.300–6.400,” jelasnya, Kamis (6/8).
Baca Juga: IHSG Menguat pada Perdagangan Jumat (31/7) Pagi, DEWA, CUAN, BUMI Top Gainers LQ45 VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memproyeksikan IHSG akan bergerak beragam cenderung melemah terbatas dengan level
support 6.280 dan
resistance 6.410 dengan indikator MACD menunjukkan penguatan tren. Menurutnya, pergerakan pasar saham akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen.
Pertama, berjalannya kesepakatan damai dengan potensi dibukanya Selat Hormuz secara bertahap akan berdampak positif. “Ini akan berdampak positif terhadap saham, khususnya saham emiten yang berkaitan dengan emas seiring dengan harga yang bergerak di level U$ 4.300 per troi ons,” ucap Audi.
Kedua, pergerakan IHSG di akhir pekan ini juga bakal dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali mendekati level Rp 18.000 per AS. “Nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp 18.000 per AS masih menunjukkan penguatan yang belum stabil sehingga mendorong kekhawatiran pasar lebih,” ucapnya.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini (4/8) Sementara itu, Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG rawan melanjutkan koreksi dengan
support di 6.315 dan
resistance di 6.380. Untuk perdagangan Jumat (7/8), Herditya menyebut investor dapat mencermati saham
BNBR di kisaran Rp 120–Rp 129,
MEDC di area Rp 1.425–Rp 1.505 dan
PTRO di kisaran Rp 5.500–Rp 5725.
Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat pada Jumat (31/7), Cek Proyeksi dan Saham Rekomendasi Analis Sementara itu, Audi merekomendasikan
buy on break PTRO di level Rp 5.100 dengan
support dan
resistance Rp 4.850–Rp 5.600. Dia juga merekomendasikan
trading buy HTRA dengan
support di Rp 2.030 dan
resistance Rp 2.300. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News