IHSG berpotensi melemah



JAKARTA. Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berlanjut. Rabu (10/4), IHSG melemah 0,45% menjadi 4.877,48. Para analis proyeksi IHSG masih akan melemah pada hari ini.

Gina Novrina Nasution, Analis Trimegah Securities menilai pelemahan kali ini karena aksi ambil untung. Purwoko Sartono, Analis Panin Sekuritas menilai, wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjadi penyebab melemahnya IHSG hari ini. "Sepertinya konsumsi BBM bersubsidi yang semakin meningkat mengancam defisit anggaran tahun ini," ujar dia.

Selain itu, pasar juga sedang menanti kebijakan dan pandangan BI terkait BI rate yang diumumkan hari ini.


Secara teknikal Betrand Raynaldi, Kepala Riset ETrading Securities, juga memproyeksi, IHSG memberi sinyal melemah. Itu nampak pada indikator MACD dimana MACD line memasuki teritori negatif. "Oleh karena itu, hari ini saya memperkirakan IHSG akan melemah," ujar dia.

Gina prediksi, IHSG akan menguat. Ini didukung dari penguatan bursa Eropa. Dia yakin IHSG bergerak di 4.854 - 4.911. Sementara proyeksi Betrand dan Purwoko IHSG berpotensi melemah. Betrand proyeksi di 4.800 - 4.980. Dan Purwoko di 4.836-4.903.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana