KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melanjutkan penguatan pada awal pekan. Senin (20/7/2026), IHSG ditutup menguat 0,91% atau naik 56,24 poin ke level 6.231,78.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, penguatan IHSG ditopang oleh sejumlah sentimen, baik dari dalam maupun luar negeri. “Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup menguat sebesar 56,24 poin atau 0,91% ke level 6.231,78,” kata Nico kepada Kontan, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: IHSG Berpotensi Sideways Jelang RDG BI, Simak Rekomendasi Saham Ia menjelaskan, sektor industrials menjadi penopang utama penguatan dengan kenaikan 3,44%, sementara sektor teknologi menjadi yang terlemah setelah terkoreksi 0,56%. Dari sisi global, bursa Asia cenderung melemah akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk yang mendorong kenaikan harga minyak dan memicu kekhawatiran inflasi. Meski demikian, data inflasi Amerika Serikat yang dirilis sebelumnya menunjukkan adanya perlambatan. Di China, bank sentral People’s Bank of China (PBoC) juga mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya di level terendah untuk bulan ke-14 berturut-turut, sebagai upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nilai tukar. Sementara itu, dari dalam negeri, Nico menilai penguatan IHSG didukung oleh kuatnya momentum investasi. “Investasi asing langsung (FDI) melonjak 27,4% secara tahunan ke rekor tertinggi pada kuartal II -2026, sehingga memperkuat sentimen pasar,” jelasnya. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa penguatan IHSG masih dibayangi sikap hati-hati investor menjelang rapat kebijakan Bank Indonesia (BI) pekan ini. Hal ini seiring langkah bank sentral yang sebelumnya telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin secara kumulatif pada Mei hingga Juni untuk menopang nilai tukar rupiah.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat Terbatas pada Selasa (21/7), Cek Rekomendasi Analis Untuk perdagangan Selasa (21/7/2026), Nico memperkirakan pergerakan IHSG cenderung menguat dalam rentang terbatas. “IHSG diperkirakan bergerak menguat dengan rentang 6.170 hingga 6.290,” ujarnya. Dari sisi sektoral, ia menilai saham-saham perbankan masih menarik untuk dicermati oleh investor di tengah kondisi pasar saat ini. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News