IHSG berpotensi menguji rekor tertinggi pada Rabu (27/10)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,47% atau 31,24 poin ke 6.656,94 pada akhir perdagangan Selasa (26/10).

Analis Artha Sekuritas Dennies C. Jordan menyebut, penguatan IHSG seiring dengan bursa saham Amerika Serkiat (AS) yang mencatat rekor tertinggi. "Kekhawatiran terkait tapering juga memudar," ujar Dennies, Selasa (26/10).

Pergerakan tersebut membuat indeks secara teknikal bergerak dalam tren bullish dan akan menguji resistance all time high. Rilis kinerja emiten kuartal ketiga akan memperkuat tren ini. "IHSG hari Rabu diperkirakan menguat," imbuh Dennies.


Sekadar mengingatkan rekor penutupan tertinggi IHSG adalah 6.689,29 yang tercatat pada 19 Februari 2018. Support IHSG hari ini menurut Dennies ada di kisaran 6.616-6.636. Sedang level resistance ada di kisaran 6.678-6.700.

Baca Juga: Rupiah masih berpeluang tertekan pada perdagangan Rabu (27/10)

Setali tiga uang, analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, penguatan IHSG disertai dengan candle bullish. Indikator stochastic juga berpotensi membentuk golden cross

IHSG akan kembali menguat dan menguji kembali resistance 6.687–6.693. "Tapi, jika tidak berhasil IHSG bisa kembali ke support 6.625-6.638," imbuh Sukarno.

Menurut Sukarno, saham seperti AGRO, SCMA, dan SIDO layak dicermati untuk hari ini. Sedang saham TOWR, BFIN, dan PGAS menjadi pilihan Dennies hari ini

Baca Juga: IHSG menguat 0,47% pada Selasa (26/10), asing beli BBCA, BBRI, dan PGAS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati