IHSG berpotensi profit taking



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 0,53% menjadi 6.005,78. Investor asing kembali masuk bursa dengan mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 516,45 miliar. Dalam dua hari terakhir, asing sudah net buy Rp 1,45 triliun.

Kepala Riset BNI Sekuritas Norico Gaman menilai, penguatan IHSG dipicu oleh rilis laporan keuangan sebagian besar emiten di kuartal III-2017. Kinerja emiten relatif bagus dibandingkan periode sama tahun lalu.

Dari pasar global, The Fed masih mempertahankan suku bunga. Selain itu, pertumbuhan ekonomi global dinilai terus membaik.


Dari sisi teknikal, analis BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar melihat IHSG masih rawan profit taking. Rentang pergerakan IHSG pada hari ini (1/11) diperkirakan di level support 5.950 dan resistance 6.042.

Kepala Riset OSO Sekuritas Riska Afriani juga memprediksi IHSG berpotensi profit taking. Dia memperkirakan indeks saham berada di support 5.981 dan resistance 6.030.

Analis meyakini IHSG masih akan bertahan di atas level 6.000. "Ini cukup bagus ke depannya. Tapi secara teknikal akan ada profit taking dulu, prediksi Riska.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini