KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 96,57 poin atau 1,54% ke level 6.156,14 pada perdagangan Rabu (24/3). Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), mayoritas sektor di bursa memang memerah. Pelemahan paling signifikan dicatatkan sektor kesehatan hingga 2,56%. Setelahnya disusul sektor energi dan sektor bahan baku yang melorot masing-masing 2,81% dan 2,32%. Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menjelaskan, pelemahan ini masih dipengaruhi respon pelaku pasar terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh Kementerian Keuangan.
Asal tahu saja, pada Selasa (23/3), Menteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dalam negeri di kuartal I 2021 berada di rentang minus 1% hingga minus 0,1% secara year on year (yoy). Lebih lanjut Valdy mengungkapkan, jika bertahan di atas support critical level 6.150, IHSG berpeluang mencatatkan technical rebound ke kisaran pivot-resistance 6.200 hingga 6.250 pada perdagangan, Kamis (25/3). Baca Juga: IHSG melemah 1,54% ke 6,156 pada perdagangan Rabu (24/3), asing catat net buy Potensi technical rebound tersebut salah satunya didasari pertimbangan terbentuknya pola three black crows yang umumnya diikuti satu white marubozu candle. "Namun demikian, potensi technical rebound tersebut dibayangi oleh potensi berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah, sejalan dengan tingginya ekspektasi akselerasi pemulihan ekonomi di Amerika Serikat," ujarnya dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Rabu (24/3).