IHSG di Fase Downtrend, Cek Rekomendasi Analis pada Perdagangan Kamis (15/10)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,29% atau naik 17,04 poin ke level 5.943,02 pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Dengan penguatan terbesar pada sektor teknologi. 

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai IHSG bergerak fluktuatif di tengah sentimen harga minyak yang masih bertahan di level tinggi, penantian data inflasi Amerika Serikat (AS), serta antisipasi investor terhadap tinjauan MSCI yang dijadwalkan pada November mendatang.

Beberapa saham juga mengalami technical rebound setelah mengalami tekanan jual pada perdagangan Senin (12/10/2026).


Di sisi lain, nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,06% ke level Rp 17.885 per dolar AS di tengah dolar AS yang masih kuat.

Baca Juga: Asing Mulai Cicil Net Buy Saat IHSG Terus Tertekan, Cek Rekomendasi Analis

Secara teknikal, Alrich menyebut indikator Stochastic RSI IHSG masih bergerak melemah di area pivot. Sementara itu, histogram MACD masih berada di teritori negatif.

Dengan kondisi tersebut, Alrich memperkirakan IHSG masih bergerak sideways pada kisaran 5.850-6.000.

Sementara itu, Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project William Hartanto menilai penguatan IHSG sebesar 0,29% ke level 5.943 pada perdagangan Rabu (14/10/2026) belum menunjukkan meredanya tekanan jual.

Menurutnya, IHSG hanya sempat menyentuh level 6.000 dalam waktu singkat sehingga penguatan tersebut masih tergolong technical rebound. 

Secara teknikal, William melihat IHSG masih berada dalam tren menurun (downtrend).

Hal ini ditandai dengan pergerakan candlestick IHSG yang masih berada di bawah indikator MA5, yang mengindikasikan tren pelemahan masih kuat.

Baca Juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Cermati Saham Rekomendasi Analis, Kamis (8/10)

Untuk perdagangan Kamis (15/10/2026), William memperkirakan IHSG melemah dalam rentang 5.888-5.991.

Adapun untuk rekomendasi saham, William menyarankan buy saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan target harga 1600-1700.

 
MAPI Chart by TradingView

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News