IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini (4/8)



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat dan berhasil melonjak 0,56% ke 6.269,27 pada Selasa (4/8/2026). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup relatif stagnan dengan koreksi tipis 0,03% ke level 6.234,49 di tengah sikap wait and see investor pada Senin (3/8/2026).

Dari domestik, PMI Manufaktur Indonesia kembali ekspansif di 50,2 dan inflasi Juli tetap terkendali di 2,88% secara year on year (YoY), namun sentimen tersebut diimbangi oleh defisit neraca perdagangan sebesar US$ 450 juta, sehingga membatasi penguatan IHSG.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, pasar akan mencermati kelanjutan earning season semester I – 2026, perkembangan negosiasi AS-Iran yang berpotensi meredakan tekanan harga minyak, serta prospek ekonomi global di tengah meningkatnya risiko perlambatan. Perhatian investor juga tertuju pada pergerakan rupiah dan arus dana asing sebagai penentu arah pasar jangka pendek.


“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support 6.186–6.130 dan resistance 6.268–6.300. Selama bertahan di atas area support, peluang menguji resistance terdekat masih terbuka, meski volatilitas diperkirakan tetap tinggi di tengah beragam sentimen global dan domestik,” jelas Reza, Selasa (4/8/2026). 

Baca Juga: Emiten CPO Catat Kinerja Positif, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Dalam perdagangan hari ini, Reza merekomendasikan buy saham TINS, EMTK, dan JELI dengan target harga masing – masing di level Rp 3.890 – Rp 4.020, Rp 540 – Rp 560, dan Rp 800 – Rp 860. Serta sell saham LUCY dengan target harga Rp 193. 

Sementara itu, Analis Maybank Sekuritas, Satriawan Haryono melihat dalam jangka pendek IHSG akan menguji resistance di sekitar 6.250. Ia memprediksi resistance berikutnya di level 6.306 dan 6.377. 

“Jika IHSG mampu break level 6.377 maka membuka potensi untuk lanjut lagi menuju target ascending triangle di 7.640,” ucap Satriawan. 

Sementara dalam jangka pendek, Satriawan memprediksi supportnya ada di level sekitar 6.100 dan 6.000. Jika IHSG bergerak di bawah 6.000 maka ada potensi koreksi ke level terdekat di 5.840.

“Jadi jangka pendek selama masih bertahan di level 6.000 masih oke,” kata Satriawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News