IHSG diprediksi menguat meski terbatas



JAKARTA. Sepekan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,2% ke level 4.838,76. Meski demikian, Jumat (2/5), asing mencatatkan beli bersih senilai Rp 86,1 miliar. Artinya, beli bersih asing sepanjang tahun ini sebesar Rp 33,38 triliun.

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono menilai, pasar sudah mengantisipasi data ekonomi domestik, seperti inflasi dan neraca dagang membaik. Pun dari eksternal, data payroll Amerika Serikat mencapai kenaikan tertinggi dalam dua tahun terakhir.

"Hanya saja sentimen positif itu dibatasi konflik Ukraina," papar dia. Investor masih menanti pengumuman suku bunga Bank Indonesia.


Tapi, analis Phintraco Securities Setiawan Efendi yakin, pekan ini IHSG menguat karena sentimen positif domestik. Adapun, analis OSO Securities Andri Goklas menduga, data HSBC PMI China yang diperkirakan melambat bisa menekan IHSG pada pekan ini.

Andri menebak, Senin (5/5), indeks bergulir di kisaran 4.815 - 4.875. Sementara, Purwoko memprediksi, indeks bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas pada kisaran 4.820-4.870. Prediksi Setiawan, IHSG naik terbatas di 4.827-4.872.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie