IHSG diprediksi menguat pada Rabu (19/2), ini sentimennya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,33% di level 5.888,96. IHSG telah menyentuh level di bawah 6.000 sejak akhir Januari 2020 lalu, dan sepanjang bulan ini masih belum mampu menguat lagi ke level 6.000.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan melihat, IHSG ditutup menguat karena pelemahan sudah menyentuh area jual. Adapun, penguatan ini didorong oleh indeks industri dasar yang naik 1,86% dan tambang yang naik 0,86%.

Meskipun menguat, Dennies melihat pasar masih dibayangi minimnya sentimen dari dalam negeri. "Juga karena tekanan dari sentimen global terkait penyebaran virus corona," tulis Dennies dalam riset, Selasa (18/2).


Baca Juga: Minim sentimen, IHSG besok berpeluang menguat terbatas

Sementara itu analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony melihat penguatan IHSG hari ini didorong oleh sentimen selesainya batas penjualan reksadana Minna Padi Aset Manajemen, selain juga karena IHSG sudah masuk dalam area oversold.

Asal tahu saja, tenggat waktu pembubaran produk Minna Padi jatuh pada Rabu (19/2). Dus, Chris menilai IHSG besok masih berpotensi menguat karena sentimen yang sama. "Masih sama, sentimen penjualan reksadana yang sudah selesai," ujar Chris, Selasa (18/2).

Chris memprediksi IHSG besok akan bergerak di level 5.880-5.990. Dia juga menyarankan investor untuk membeli saham ERAA, MDKA, dan BMRI.

Baca Juga: Bahana Sekuritas menilai BI perlu pangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps

Sedangkan Dennies memprediksi IHSG menguat dengan level resistance 1 di level 5.911 dan resistance 2 di level 5.934. Sedangkan support 1 di level 5.860 dan support 2 di level 5.832. "Namun penguatan ini diperkirakan hanya sementara," imbuh dia.

Dennies menyarankan investor untuk membeli saham TOWR, WSBP, dan CTRA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati