IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Pada Kamis (19/1)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat terbatas pada Kamis (19/1). Pada akhir perdagangan Rabu (18/1), IHSG melemah tipis 0,02% atau 1,55 poin ke 6.765,79.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengungkapkan, secara teknikal IHSG berpeluang menguat terbatas terlebih dahulu untuk menguji rentang pergerakan 6.740-6.790.

"Faktor yang mempengaruhi berasal dari pasar menanti rilis suku bunga Bank Indonesia (BI)," papar Herditya, Rabu (18/1). 


Herditya memproyeksikan IHSG akan uji menguji support 6.720. Sedangkan resistance IHSG berada di level 6.800. 

Baca Juga: IHSG Melemah ke 6.765 Rabu (18/1), ANTM, BBRI, BBNI Paling Banyak Net Buy Asing

Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya mengatakan pelaku pasar menantikan rilis inflasi tingkat produsen AS periode Desember yang diperkirakan akan kembali turun sebesar 0,3% MoM. Jika penurunannya lebih besar daripada perkiraan maka ada potensi bursa saham menguat. 

Namun, penguatan pasar saham juga relatif terbatas karena sedang musim pelaporan kinerja emiten di AS sehingga hasil pelaporan dari emiten big caps akan mempengaruhi sentimen pasar. 

Dari dalam negeri, IHSG berpotensi kembali melanjutkan pola konsolidasi cenderung melemah pada perdagangan besok Kamis. Pelaku pasar menantikan proyeksi ekonomi oleh BI dan pengumuman kenaikan suku bunga yang diperkirakan sebesar 25 bps. 

Baca Juga: Wahai Dividend Hunter, Ini Bocoran Saham-Saham yang Tawarkan Dividen Menarik di 2023

Cheril memperkirakan pada perdagangan Kamis (19/1), IHSG berpotensi bergerak dalam kisaran area 6.700-6.820. Dia bilang, pelaku pasar dapat mencermati saham SMDRBIRD, dan INKP.

Sementara, Herditya merekomendasikan pada perdagangan Kamis (19/1), investor dapat mencermati beberapa saham seperti TKIMRALS, dan ASII.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati