IHSG diprediksi naik, akumulasi beli saham berikut



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IHSG berhasil ditutup menguat 0,67% di level 6.598,93 pada 27 Februari 2018. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.574,87 dan 6.550.81. Resistance pertama dan kedua berada pada level 6.610,95 dan 6.622,98.

Berdasarkan indikator daily, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara, stochastic dan RSI berada di area netral. Meskipun demikian, terlihat pola bullish harami candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area resistance pada level 6.611 dan 6.623,” proyeksi Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Parama Sekuritas dalam riset yang diterima KONTAN, Selasa (27/2).


Sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

1. PT Astra International Tbk (ASII), daily (8.200) (RoE: 12.40%; PER: 17.40x; PBV: 2.16x; Beta: 1.37): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area 8100 – 8.300, dengan target harga secara bertahap di level 8.400, 8.525, 8.850 dan 9.150. Support: 8.050. 2. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), daily (3.730) (RoE: 13.98%; PER: 12.80x; PBV: 1.79x; Beta: 1.54): Saat ini, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.  Akumulasi beli  pada area level 3.700 - 3.740, dengan target harga secara bertahap di level 3.850 dan 3.990. Support: 3.660 & 3.590. 3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI), daily (316) (RoE: 128.63%; PER: 4.41x; PBV: 5.67x; Beta: 1.11): Saat ini, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.  Akumulasi beli  pada area level 314 – 318, dengan target harga secara bertahap di level 340, 354, 366 dan 418. Support: 314 & 292. 4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), daily (7.575) (RoE: 9.34%; PER: 15.30x; PBV: 1.43x; Beta: 0.88): Saat ini, terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.  Akumulasi beli  pada area level 7.475 – 7.600, dengan target harga secara bertahap di level 7.800, 7.950, 8.125, 8.550 dan 8.975. Support: 7.475 & 7.275. 5. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), daily (3110) (RoE: 10.36%; PER: 14.61x; PBV: 1.51x; Beta: 1.69): Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger.  Akumulasi beli  pada area level 3.100 – 3.120, dengan target harga secara bertahap di level 3.230, 3.340, 3.520 dan 3.670. Support: 2.960. 6. PT Tower Bersama Infrastructur Tbk (TBIG), daily (5.725) (RoE: 59.15%; PER: 22.03x; PBV: 13.12x; Beta: 0.81): Terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger.  Akumulasi beli pada area level 5.650 – 5.750, dengan target harga secara bertahap di level 6.000, 6.100, 6.200, 6.300, 6.500 dan 7.000. Support: 5.650 & 5.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini