KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 117,97 poin atau 1,94% ke 5.975,78 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (12/10/2026) setelah sempat menguat pada awal perdagangan. Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi tertekan dalam waktu dekat. Tekanan jual dan ketidakpastian geopolitik menjadi faktor utama yang membebani pergerakan indeks. "Inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan berisiko memperkuat dolar AS dan menekan rupiah serta arus dana asing, sementara data China berpotensi memengaruhi prospek ekspor dan saham berbasis komoditas," tulis tim Riset BRI Danareksa Sekuritas, Senin (12/10/2026).
IHSG Diprediksi Tertekan dalam Jangka Pendek, Cermati Sentimen Penekannya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 117,97 poin atau 1,94% ke 5.975,78 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Senin (12/10/2026) setelah sempat menguat pada awal perdagangan. Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG masih berpotensi tertekan dalam waktu dekat. Tekanan jual dan ketidakpastian geopolitik menjadi faktor utama yang membebani pergerakan indeks. "Inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan berisiko memperkuat dolar AS dan menekan rupiah serta arus dana asing, sementara data China berpotensi memengaruhi prospek ekspor dan saham berbasis komoditas," tulis tim Riset BRI Danareksa Sekuritas, Senin (12/10/2026).